24.blogspot-Kali ini saya akan membahas cara budidaya lovebird,jenis burung yang kini sedang ramai di minati para pecinta burung ditanah air,kota besar,bahkan dipedesaan pun ikut beramai ramai untuk memelihara jenis burung yang satu ini.Dilihat dari segi warna yang mengagumkan dan bervariasi,dan suara khas "ngekek" yang membuat burung lovebird memiliki nilai jual yang tinggi hingga puluhan juta rupiah per ekor.
Pertama kita kenali beberapa jenis burung lovebird,karena warna yang bervariasi harganya pun juga berbeda-beda,dan saya akan menampilkan beberapa gambar sebagai berikut.
Spoiler:lovebird hijau/ijo
Spoiler:lovebird palamas
Spoiler:lovebird pastel kuning
Pastel putih
Pastel biru
Biru mangsi
Violet
Lutino mata hitam
Lutino mata merah
Albino mata hitam / merah
Mouve
Batman
Setelah kita melakukan sedikit perkenalan pada bebrapa jenis lovebird,sekarang kita cari tahu beberapa pengetahuan dasar untuk berternak lovebird.Lovebird yang siap produksi umumnya berumur 8 bulan keatas,dan saat kita hendak menjodohkan lovebird sebaiknya lovebird jantan dan betina sama sama dalam kondisi birahi,tujuannya agar mempercepat lovebird kawin,dan usahakan lovebird jantan umurnya lebih tua daripada lovebird betina,agar lovebird jantan tidak kalah saat proses perjodohan,karena biasanya betina mempunyai sifat lebih galak.
Lalu selanjutnya adalah cara mengetahui jenis kelamin.Mungkin ini sulit untuk membedakan jenis kelamin mana yang jantan dan mana yang betina,bahkan para peternak atau istilahnya breeder pun agak kesulitan untuk membedakannya.Dan dari sedikit pengalaman dari teman saya yang juga berternak lovebird,ada beberapa perbedaan pada lovebird jantan dan betina,dan perbedaannya yaitu:
- Paruh jantan lebih kecil dibanding betina dan relatif kering,sedangkan betina paruh melebar relatif basah
- Supit urang jantan lebih merapat,sedangkan betina sebaliknya lebih melebar
- Kaki jantan merapat saat bertengger,sedangkan betina jarak antara kaki kanan dan kiri agak melengkang
- Durasi jantan relatif ngekek lebih pendek daripada betina
- Perilaku jantan lebih gesit,sedangkan betina suka bermalas malasan
Hal yang perlu diperhatikan untuk berternak lovebird adalah kebersihan kandang agar burung tidak mudar terkena penyakit,dan berikan suasana tenang,jauh dari suara berisik seperti anak kecil,suara mesin, dll untuk menghindari burung menjadi stress,karena apabila burung stress,resiko lovebird bisa saja nafsu makan berkurang,susah produksi,burung menjadi kurus,mudah terserang penyakit seperti burung nyilet,dan resiko kematian pada burung bisa saja terjadi
Berikan asupan makanan yang baik agar burung kesayangan lebih aktif,dan tidak mudah terkena penyakit.Jika untuk diternak,lebih baik berikan biji-bijian milet campur,tersedia ditoko toko makanan burung.Jangan lupa untuk memberi vitamin tambahan seperti ebod vit,atau sejenisnya,dan berikan makanan tambahan seperti jagung,sotong(tulang cumi),dan kangkung untuk membuat burung lovebird birahi dan cepat kawin.
Foto induk lovebird meloloh bayi lovebird
Usahakan untuk terus memberikan jagung tanpa putus saat sang induk sedang meloloh bayinya sampai bayi burung disapih,karena tekstur milet yang keras bayi burung belum mampu mencerna dengan baik,atau bila sempat bisa melakukan sepet pada bayi burung dengan suntikan yang sudah dimodifikasi
Demikian sedikit artikel dari saya dan semoga artikel ini memberikan manfaat untuk anda,dan terimakasih sudah berkunjung ke blog ini














No comments:
Post a Comment